Untuk tugas kedua saya memilih negara
Singapore atau Singapura karena Singapura mendapat peringkat satu kualitas hidup
terbaik di Asia dan kesebelas di dunia. Singapura memiliki cadangan devisa
terbesar kesembilan di dunia. Negara ini juga memiliki angkatan bersenjata yang
maju.
Sejarah
Catatan
pertama permukiman di Singapura berasal dari abad ke-2 Masehi. Pulau ini
merupakan pos luar Kerajaan Sriwijaya di Sumatera yang memberi nama Temasek
dalam bahasa Jawa yang berarti 'kota laut'. Antara abad ke-16 dan awal abad
ke-19, Singapura menjadi bagian dari Kesultanan Johor. Tahun 1613, perompak
Portugis membakar permukiman di mulut Sungai Singapura dan pulau ini menjadi
tidak terlalu diperhatikan sampai dua abad selanjutnya.
Pada 28 Januari
1819, Thomas Stamford Raffles mendarat di pulau utama di Singapura. Ia
ditugaskan oleh Perusahaan Dagang Hindia Timur Britania (East Indian Company,
EIC) untuk mencari lokasi strategis untuk membangun pelabuhan di mulut Selat
Malaka, menandingi dominasi Belanda, yang saat itu sedang melemah seiring
bertubi-tubinya pergantian kekuasaan sejak bangkrutnya VOC, pendudukan Perancis
hingga berdirinya Kerajaan Belanda.
Fokus pada Bidang industri
Saat
ini Singapura fokus pada bidang industri dan perdagangan Karena Singapura dapat
memanfaatkan sumber daya manusia yang sangat tinggi disana. jadi otomatis
Singapura akan lebih fokus dalam perdagangan dan industri, karena itulah
Singapura menjadi negara maju karena sumber daya manusia yang tinggi dan
menggunakan otaknya untuk perkembangan negara nya.
Contoh Pelanggaran dan tindak lanjutnya
Singapura
memberlakukan hukum yang sangat ketat dan
semua masyarakatnya mengetahui hal tersebut terlebih tidak ada
penuntutan hak secara individu maupun kelompok. Terbukti sejak pemerintahan
pemerintahan Sukarno terdapat kasus pengeboman McDonald oleh 2 orang Indonesia
dan mereka dituduh sebagai tersangka, hal ini menyebabkan Singapura sangat
ketat memberlakukan hukumannya terlebih pada hal yang berbau terorisme.
Kemudian kasus nyata pelanggaran HAM yang pernah terjadi ialah pelanggaraan HAM
mengenai David Hartanto yakni mahasiswa Indonesia yang masalahnya sampai saat
ini masih belum menemui titik terang, David
dituduh menusuk profesornya sendiri,
kemudian ia bunuh diri, bila hal tersebut benar maka nama baik dari
David, keluarga bahkan negara Indonesia turut tercoreng. Ketatnya hukum Singapura dan aparatur
kepolisian yang kukuh terhadap dugaannya menjadikan masalah ini masih
berlanjut. Indonesia sebagai negara asal David secara nyata berhak untuk mengetahui
kejelasan mengenai semuanya namun Singapura seakan acuh dan hanya memberikan
hasil akhir dari keputusan sidangnya.